tentang cinta
hari
ini aku dan temanku berada di perpustakaan kampus, di perpus aku
bingung mau baca apa., soalnya semua buku buku nya tentang ilmu
kebidanan dan keperawatan sampai akhirnya aku menemukan buku yang sangat
menarik dalam buku itu terdapat banyak kata-kata motivasi dan cerita
hidup yang sangat menakjubkan. dari semua kisah atau cerita yang ada
dalam buku itu aku tertarik pada halaman buku yang berjudul "tentang
cinta".
dalam
halaman buku tersebut diceritakan tentang seorang ayah yang sangat
dekat terhadap anak perempuannya, anaknya sangat sayang terhadap ayahnya
begitu pula ayahnya menyayangi anaknya. setiap hari ada kata yang
selalu diucapkan ayahnya terhadap anaknya yaitu " ayah sangat
menyayangimu " perkataan itu diucapkan sembari memeluk anaknya.
perkataan itu selalu diungkapkan ayahnya sampai ayahnya berumur 82 tahun
dan sakit sakitan. dalam kesakitan ayahnya anaknya juga ikut merasakan
sakitnya itu, seperti sakit jantung yang diderita ayahnya sekarang.
saat
sakit jantung ayahnya kambu sang anak berkata kepada ayahnya " ayah
jika engkau telah pergi nanti datanglah padaku beritahulah aku tentang
kabarmu disana apakah baik baik saja agar aku tenang." lalu ayahnya
menjawab " mengapa engkau berkata seperti itu, aku tidak poercaya hal
rengkarnasi seperti yang kau katakan itu, berdoa sajalah dan pasrahkan
semuanya".
sang
anak sangat sedih karena ayahnya telah meninggal, sekarang dia tinggal
sendirian ibu nya juga sudah 5 tahun yang lalu meninggal karena sakit
tertentu. dia selalu mengkhawatirkan ayah dan ibunya, dia selalu
menunggu ayah dan ibnya datang baik itu dalam khayalan maupun mimpi,
tapi hal itu tidak pernah terjadi. sampai akhirnya suatu hari ketika dia
sedang berbaring tiba tiba ia teringat akan ayahnya dan ibunya, ia
menutup matanya dan menangis saat ia membuka matanya dilihatnya wajah
ibunya yang sangat cantik, anak tersebut berkata " bagaimana keadaan mu?
sang ibu pun berkata " aku akan baik saja, jangan bersedih, mungkin
ragaku pergi meninggalkanmu tapi ingatlah cintaku tidak akan pernah
meninggalkanmu" lalu wajah ibunya itu seketika sirna. kemudia muncul
wajah sang ayah sambil tersenyum, anak itu langsung berkata sambil
terseduhseduh menangis " ayah apa kau baik baik saja?" sang ayah pun
menjawab ' anakku jangan bersedih ragaku mungkin tak bersamamu tapi
cinta ku akan selalu bersamamu'. perkataan yang sama dengan perkataan
ibunya di ucapakan oleh sang ayah. seketika anak itu tersadar dan
berkata dalam hatinya " biarpu orang tuaku tidak ada lagi di dunia ini
tapi rasa cintanya tetap tinggal bersamaku disetiap waktu.
dari
kisah ini aku belajar untuk selalu mencintai ayah dan ibuku selagi
mereka ada, dan berusaha memberikan mereka senyuman terindah yaitu
ketika aku sukses. senyumannya saat itu adalah senyuman terindah.
nice
BalasHapusthank's
BalasHapus